Ayah dan Ibu
Tubuh mungil sang balita
Dahulu lemah tanpa daya
Terlahir dari rahim sosok yang mulia
Disambut doa Adam yang sempurna
Ibu, hidupkan aku dengan cinta
Ayah, didik aku dengan bijaksana
Saat lelah menghjampiriku diperantauan
Bayang-bayang wajahnya sejuk menentramkan
Kota Kembang menjadi saksi kerinduan
Pada Ayah Ibu di kampung halaman
Khasturi mewangi dalam sukma diri
Terbungkus sutera kasih nan suci
Terangi aku dengan cahaya syurgawi
Warnai hidupku dengan keindahan pelangi
Meski bumi telah jemu berotasi
Penghuni bumi berselimut rasa benci
Cinta Ayah akan tetap abadi
Kasih Ibu akan tetap bersemi
Tak akan berganti hingga dikehidupan setelah mati
Tidak ada komentar:
Posting Komentar